Sepertinya anda kesini karena salah alamat (baca : nyasar)

Selasa, 30 Agustus 2011

Regina Spektor-Samsons


Lagu yang membikin anda 'sedikit' galau











You are my sweetest downfall
I loved you first, I loved you first
Beneath the sheets of paper lies my truth
I have to go, I have to go
Your hair was long when we first met

Samson went back to bed
Not much hair left on his head
He ate a slice of wonder bread and went right back to bed
And history books forgot about us and the bible didn't mention us
And the bible didn't mention us, not even once

You are my sweetest downfall
I loved you first, I loved you first
Beneath the stars came fallin' on our heads
But they're just old light, they're just old light
Your hair was long when we first met

Samson came to my bed
Told me that my hair was red
Told me I was beautiful and came into my bed
Oh I cut his hair myself one night
A pair of dull scissors in the yellow light
And he told me that I'd done alright
And kissed me 'til the mornin' light, the mornin' light
And he kissed me 'til the mornin' light

Samson went back to bed
Not much hair left on his head
Ate a slice of wonderbread and went right back to bed
Oh, we couldn't bring the columns down
Yeah we couldn't destroy a single one
And history books forgot about us
And the bible didn't mention us, not even once

You are my sweetest downfall
I loved you first




Yaapp lagu ini berhasil membuat teman saya nyesek, galau atau semacamnya wakakak *nyindir banget orang ini

Kamis, 25 Agustus 2011

Race Around The World 12

“Sepertinya awak kenal sama itu..!!Arrrrggghhhh itu bom legendaris Indon ‘The Green Bom’ mengelak!!!”

Duaarrrr kaboouummm
T
erlambat… 'The Green Bomb' meledak tepat dibawah panser Malaysia. ‘The Green Bom’ menyisakan lubang yang cukup besar sekitar 75 cm di bagian dasar Panser itu dan langsung membuatnya terpental namun masih bisa selamat berkat balon pelindung yang mengelilingi Panser itu.

"Berhasil!!" seluruh kru di panser Indonesia bersorak-sorai bergembira.
"Musuh bebuyutan kita akhirnya tersisihkan!"
"Aku tidak percaya kita menghajar mereka dengan tangan kita"

"Bukaan tangan tapi gas elpiji 3 kg hahaha"
"Jangan bersenang-senang dulu kawan, perjalanan masih panjang"

Panser Indonesia langsung melaju cepat menuju checkpoint berikutnya.

Melewati pantai barat amerika, perbatasan Meksiko, dan beberapa rintangan yang tak terlalu mengganggu akhirnya Tim Indonesia tiba di checkpoint pertama yaitu Meksiko lebih tepatnya Kota Acapuico, Meksiko dengan catatan waktu 20 jam 30 menit disusul dari 2 hingga 10.
Somalia, Pakistan, Libya, Mesir, Prancis, Israel, Nigeria, Republik Afrika Selatan, India..
Waaooouuuwww seperti yang telah anda lihat di layar televisi andai, para tim telah memulai perangnya dannn inilah para sepuluh besar yang berhasil mencapai checkpoint pertama!!!”
“Waahh sangat hebat sekali yaa Tim Indonesia itu mereka menantang maut di tengah-tengah badai salju yang sangat dahsyat itu.”
“Yaappp dan itu sepertinya berkat sebuah radar anti cuaca bernama MozzaDroplets..”
Selagi kedua komentator itu berbicara para tim pun memasuki tenda yang telah di persiapkan untuk memperbaiki panser dan tempat beristirahat

To be continued

*Dibantu oleh Prasetio Herjuno
Sepertinya saya akan melanjutkannya lagi walaupun sedikit demi sedikit heheeh

Just for fun no offense



Sabtu, 20 Agustus 2011

Menghilangnya 'data'

Data!!!!!!!!!!!!
Lebih tepatnya file MS.Word bernama 'Race Around The World' itu adalah cerita saya tiba-tiba menghilang begitu saja entah ada yang hapus atau apalah dan sialnya tepat di hari ultah, nyesek gak tuh?? nyesek kan? kalau enggak berarti anda rajanya tega......

Dan karena udah kesal sekesal-kesalnya dengan sangat menyesal saya hentikan cerita tersebut...

Kami kira itu

Senin, 15 Agustus 2011

Dilema anak sekolah 2

Contiuned halah susah amat nih nulisnya

Jadi begini ceritanya..
Saat ujian praktek Seni Budaya ada teman saya yang bisa di katakan gak ada bakat menjahit (ini nih bagian yang paling saya sukai) dia tuh suka ngebully ane ama gengnya tiap hari malah, sakit gak tuh?? kalau jawaban anda enggak itu berarti anda tega kepada saya kalau iya anda cinta kepada saya (khusus wanita) wakakaka

Namanya Bully the kid (nama samaran ini)

Nah kebetulan nih saya satu meja dengan Bully, kalau tidak salah dalam satu baris meja ber-sepuluh dengan teman lainnya karena kain yang akan ditempel pola itu besar dan dia pun satu meja dengan saya.
Saya pun dengan santainya menjahit pola tersebut itu pun karena semalem diajarin coba kalau enggak mampuslah saya!! justru saat ujian itu pun saya mengajari teman-teman saya, kurang baik apa coba saya ini?
Namun Bully tanpa wajah berdosanya yang sebenernya berdosa melibas kain yang terlipat-lipat sampai teman yang lainnya protes.
Dia tidak menghiraukannya dan tetap melanjutkannya saja, bahkan kainnya yang tadinya lebar menjadi kecil gara-gara ulahnya itu

Nah ini nih yang sangat saya sukai !!!!

Di akhir waktu yang telah ditentukan Sang mentor a.k.a Guru Seni Budaya datang dan melihat hasil kerja kami nah saat melihat hasil kerjanya Bully.
"Ini kenapa kain yang kelipet di jahit juga!!!!"
"Ahh biar cepet, Bu"
"Dasar guob***!! ulang lagi itu ngaco semua jahitannya!! cari gunting, gunting benangnya!!cepetan!!!"
Saking keselnya nih guru ampe teriak-teriak gitu wkwkw
Saya pun cepat-cepat menyelesaikan jahitan saya ini semua gara-gara mengajari teman-teman lainnya, sambil menjahit saya tertawa kecil karena Bully diamuk ama guru seni budaya.
Akhirnya dendamku terbalaskan juga huahahahahah...

Yaaakkk setelah melewati ujian praktek ini pun saya bebas dari jeratan sekolah ini hahhaha

Selama 2 bulan anda/kita/kami menunggu hasil nilai UN di sela-sela liburan itu anda harus menyempatkan diri jalan-jalan bersama teman-teman anda sebelum memasuki SMA!

Yakk akhirnya anda mendapat hasil UN dan hasilnya memuaskan lalu memasuki SMA yang anda pilih dari dalam hati yang terdalam.

Di SMA pun juga begitu pertama-tama rasanya enak lama-lama enek juga, tidak seperti kata-kata orang tua kita "masa SMA adalah masa paling indah" ada sih indahnya tapi ya itu lebih banyak suramnya ~_~

Nah disini pun anda pasti mendapat teman baru dan mulai kenal dan akhirnya membentuk geng kecil-kecilan, geng disini dalam arti positif loh ya.
Saya pun juga mempunyai Geng yaitu BAHLOELRANGER karena terdiri dari orang-orang yang suka memalukan dirinya sendiri dan suka ngatain satu sama lain namun pinter-pinter sebenarnya kebanyakan dari mereka masuk IPA, mereka adalah : Dimas, Prasetio, Moza, Resky, Arsyan, Arif, dan Adzie (yang satu ini gak saya anggap, orangnya ngeselin tapi di cantumin karena kasian ama ibunya wkwk)
Dan satu teman saya yang paling enak diajak bicara tentang cewek namanya Vanto the galauers sekarang sudah berubah nama menjadi Abdul Jamalhadi wkwkw
Kerjaannya galau melulu entah itu saat pelajaran lah, istirahat lah apa lah pokoknya hari-harinya selalu diisi dengan kegalauan *pray for Vanto

Nah di kelas XI adalah masa-masa paling membosankan isinya belajar belajar dan belajar untuk mempersiapkan UAN di kelas XII nanti, dan kita pun pasti berpikiran sama "Pengen cepet-cepet kuliah" atau "Pengen balik ke kelas X lagi deh rasanya" atau lagi "Pengen balik ke SMP aja kali yaa kayaknya lebih enakkan SMP daripada SMA"

Ketika kuliahpun juga begitu dan saat kerja pasti kalian akan menginginkan masa-masa kuliah, SMA, SMP, SD, bahkan TK

Itulah dilema anak sekolahan ckckck kasian ya anak-anak yang sekolah itu, mereka haurus menghadapi berbagai dilema

Yakk sekian ceramah saya
Kami kira itu..

Dilema anak sekolah

Anak sekolah dari SMA apa ya lanjutannya wkwkwkw lupa --a

Semua anak sekolahan pasti pernah merasakannya atau bisa dibilang sering.
Apa itu dilema? Dilema itu buah yang rasanya agak-agak sepet yang kayak itu loh bentar-bentar itu mah Buah Delima.
Ok jadi apa itu dilema?? gak tau kan? apalagi saya makanya saya nanya

Yahh semua anak sekolah pasti pernah merasakannya (kenapa di ulang lagi)
Jadi begini ceritanya
*jeng jeng

Di saat anda udah kelas 6 SD pasti anda ingin cepat-cepat lulus dan memasuki SMP favorit kan? yakan? hayo ngaku?
Nah saat sudah melewati ulangan seleksi masuk SMP (angkatanku blm ada UASBN huehehehe kalau sekarang mah udah pake UASBN segala udah terlalu 'maju' sih negeri kita ini) lalu ulangan akhir sekolah dan ujian praktek hingga rangkaian listrik konslet *itu mah rangkaianku. Pertama nyala eh lama-lama redup dan peettt mati. Pas dipegang kabelnya panas -_-

Akhirnya anda memasuki SMP favorit anda pertama-tama sih enak tapi lama-lama enek pelajaran lebih susah temen kadang gak asyik ini nih yang bikin dilema anda langsung berpikir di tengah-tengah pelajaran "ahhh enakan SD dulu masih bisa nyantai" "Pengen balik deh ke jaman SD dulu"


Yah begitulah pokoknya dilema anak sekolah labil banget emang, kadang mau kadang enggak. Tapi lama-kelamaan anda pasti mulai betah, mungkin dimulai saat anda kelas 8, coba bayangkan pasti itu adalah masa-masa tergila kita karena kita memasuki masa puber.

Mulai dari gak ngerjain PR bersama sampai dimarahin guru pun bersama ahh rasanya menyenangkan sekali masa-masa kelas 8 dan anda pun mungkin akan menemukan sahabat sejati perdana anda disini.

Memasuki kelas 9 wuuu aura mistis mulai terungkap, setan-setan bergentayangan, ujung gua yang tak terlihat dihinggapi makhluk-makhluk tak kasat mata...lah lah kok ora nyambung..
Memasuki kelas 9 (ini serius!) Anda akan mulai disibukan oleh U-N. Dua huruf yang bikin anda merinding, di kelas ini sudah saatnya kita belajar serius seserius-riusnya bahkan waktu bermain anda akan hilang semua diisi oleh PM, Bimbel dan macam lainnya supaya anda siap menghadapi UN.

UN! nah inilah hari-hari menegangkan....
Saat duduk di kursi panas anda harus berperang selama 4 hari! benar-benar tegang
Namun saat menyelesaikannya yahh anda cukup berlega hati karena sudah melewati peperangan ini...
Selagi menunggu hasil pengumuman (ini nih bagian asyiknya) anda sudah bebas dari pelajaran-pelajaran, tinggal menyelesaikan Ujian Praktek selebihnya anda dinyatakan BEBAS!!!!

Ohh iya saya punya cerita nih tentang ujian praktek....

To bebek eh to be conjugasi eh ini mah biologi
To Be (Serius!!) continued

Minggu, 14 Agustus 2011

Coldplay-Fix You lyrics

When you try your best, but you don't succeed
When you get what you want, but not what you need
When you feel so tired, but you can't sleep
Stuck in reverse

And the tears come streaming down your face
When you lose something you can't replace
When you love someone, but it goes to waste
Could it be worse?

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

And high up above or down below
When you're too in love to let it go
But if you never try you'll never know
Just what you're worth

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you

Tears stream down on your face
When you lose something you cannot replace
Tears stream down on your face
And I...

Tears stream down on your face
I promise you I will learn from my mistakes
Tears stream down on your face
And I...

Lights will guide you home
And ignite your bones
And I will try to fix you


Lagu ini mengingatkan saya pada seseorang saat Penggab Ekskul hehehe

Jumat, 12 Agustus 2011

Foto Landscap 2


Indonesia kaya akan pemandangan yang indah, bukan saja di Bali namun dimana saja entah itu Pulau Jawa, Pulau Sumatera, Papua, Pulau Kalimantan dimana-mana anda akan menemukan berbagai pemandangan yang sangat indah.

Hmmm ini foto-foto yang berhasil saya kumpulkan dengan HP maupun kamera digital, semuanya bertemakan pemandangan dan karena masih SMA belum bisa menghasilkan duit jadi saya hanya bisa foto di sekitar tempat tinggal saya ataupun di perjalanan saat liburan.
99,99% berada di Pulau Jawa.
Kalau saya punya duit nanti semoga bisa tercapai berkeliling Indonesia lalu mencari pemandangan yang indah di Sore hari.







Semua tentang pemandangan















Selasa, 09 Agustus 2011

Masa-masa Indah SMP

Apalah arti sebuah sahabat? Menurutku dia adalah pelita harapan.

Dari sebuah sms tak diketahui (istilah kerennya tuh From Unknown Messages):
‘Sahabat itu seperti bintang dilangit

Walau jauh dia tetap bercahaya

Meski kadang menghilang dia tetap ada

Tak mungkin dimiliki tapi tak bisa dilupakan

Dan selalu ada dalam hati’

*Backsong NIDJI-Arti Sahabat

Bermula dari SMP kelas delapan tepatnya di SMP 128 kelas 86 diriku mengenal yang namanya sahabat.

Mereka adalah Agita, Dimas, Nabila dan Agus kalau kemana-mana selalu saja berlima entah itu pulang sekolah, jalan-jalan ataupun ke wc uppss yang ini mah masing-masing jenis kelamin aje ye wkwkwkwk …
Kami selalu tertawa bersama, gembira bersama, menyontek bersama (kalau yang ini mah satu kelas) hingga nyasar bersama pun kami lalui.

Ok beberapa cerita yang membuatku merasa sangat-sangat terkesan sekali dengan mereka

Cerita pertama dari yang paling pertama dan yang sangat pertama sebenarnya saat cerita berlangsung lebih sering saat diriku kelas sembilan hehehe

Pada suatu hari kuturut ayah ke…..eh pada suatu hari si Dimas sedang ‘gila’ kami pun berencana untuk mengajaknya ke TMII sekaligus jalan-jalan mumpung pulang cepet gitu dan Nabila mendapat tiket naik gantole eh apa itu namanya? nah *ting gondola, tapi saat diajak Dimas ogah-ogahan maklum lah lagi ‘gila’, maka dari itu karena keburu siang kami tinggalkan saja dia.

Sesampainya di rumahku (rumahku deket ama SMP)kami berunding tentang ongkos yang akan di keluarkan untuk membeli tiket masuk TMII. Nah setelah berunding aku segera membawa perlengkapan (makanan, minuman, teropong, dan camilan) kalau dihitung-hitung tasku beratnya bisa mencapai 8 kg membawa perlengkapan itu ckckc.

Akhirnya kami berangkat dengan taksi hmm angkot maksudnya hehehe

Sesampainya di gardu kami pun langsung menyeberang ke negeri seberang (seberang jalan elah bawel nih)
Nah ini dia yang ditunggu-tunggu disaat kami menunggu angkot merah jurusan TMII aku sekilas melihat Dimas ingin menyeberang dan ternyata memang benar itu si Dimas dengan tampang soknya.

“Wooyy Dim mau kemana kau?” Tanyaku

“Mau jalan-jalan aja, gak boleh?”
“Boleh kok heheh mau kemana emangnya?”

“Gak tau.”

“Lah..ckckc”
Aku pun terheran-heran dengan jawaban Dimas, yang membuatku bingung lagi adalah saat kami berempat menaiki angkot dia mengikuti saja, aku mulai bertanya-tanya ada apa gerangan dia ikut dengan kami. Ternyata dia pengen ikut kita wkwkwkwk muna banget dah tadi diajak ogah-ogahan.

Saat sampai Tamini Square angkot yang kami naiki berhenti untuk menurunkan penumpang eh tiba-tiba Dimas turun pula aku pun mencegahnya dengan menarik ‘color’nya wkwkw.

“Eh Dim mau kemana??!!”

“Loh kan kita mau ke Tamini Square?”
“Eh Dim kita tuh gak ke Tamini Square tapi ke Taman Mini!” Timpal Agita.

“Hah?? Ohh ya udah deh.”

Akhirnya suasana tenang kembali aku pun langsung tertawa sampai sakit perut tak tertolong hingga ‘hampir’ masuk RSJ
Sesampainya di Taman Mini yang sesungguhnya hehhehe kami turun dari angkot dan berjalan menuju pintu ternyata juauauh juga pintu masuknya dari lampu merah hadeehh selagi kami jalan kami sempatkan berfoto bersama di ikon mirip monas atau apalah itu yang ada di dekat pintu masuk.

Nah ini maksudnya yang monas-monas tadi






Setelah kami membeli tiket Nabila langsung mengajak kami menuju gondola karena tujuan kami ingin naik gondola secara GRATIS (maunya gratisan) dan terjadilah tragedi tiket ‘gatal’ (gagal total) ternyata oh ternyata itu tiket udah gak berlaku a.k.a kadaluarsa.

Yang ada pada ketawa cekikikan ngeliat itu tiket dan Nabila pun memasang wajah memelas dan malu jadi satu sambil tertawa pula haduh haduh benar-benar memalukan tuh anak ~_~

Dengan sangat-sangat sedih itu tiket dibuang (kalau gak salah loh ya udah rada pikun nih)

Kemudian setelah tragedy itu, kami berencana menuju museum IPTEK delalah jauh banget ternyata mesti muter sana-sini dan akhirnya hampir tersesat. Selagi tersesat kami masih sempat-sempatnya berfoto ria.



Lihat lah kesombongan Dimas saat difoto dan ini foto beberapa saat setelah tragedi 'Gatal'







Dan sungguh suatu mukjizat Dimas tersenyum kembali penyakit ‘gila’ yang dideritanya sembuh total gara-gara kami berlima foto-foto di depan sebuah lampu pengen gaya-gayaan kayak Narnia. Lusy Pevensie memasuki sebuah lemari pakaian tiba-tiba ia menembus ke Negeri Narnia yang dilanda musim dingin parah lalu ia pun melihat sebuah lampu yang bercahaya itu….


Pandanglah dengan seksama Dimas tersenyum! itulah awal dari kesembuhannya







Nah akhirnya kami pun beristirahat sejenak 15 menit kemudian kami memulai pencarian terhadap museum IPTEK yang tak kami ketahui keberadaan dan baru disadari kalau ada mobil yang bisa mengantar kami ke museum IPTEK nah setelah menyetop tuh mobil (si Dimas di jorokin ke depan mobil *epic fail fiction) kami segera naik dan dan dan dan (kebanyakan ‘dan’ nih)

Ok ok selagi menikmati pemandangan indah TMII tanpa disadari itu mobil kembali ke arah pintu masuk yang tadi kami lalui, kami lupa bilang mau ke museum IPTEK wkwkwkw

Yahh kemudian dengan sangat terpaksa tuh sopir nganterin kita ke museum IPTEK horeee sampe deh di museum IPTEK.

Sesampainya di pintu gerbang *jdeerrr tiket masuknya mahal bener 25000 dollar eh rupiah kalau gak salah yaakk kami pun berunding lagi di depan pintu masuk kayak gembel apalagi Dimas noh setelah sembuh dari ‘gila’ mulai melakukan hal-hal aneh yang biasa dia lakukan sebelum jadi ‘gila’

Yakk setelah menghitung-hitung dengan rumus ekonomi sederhana apakah kami mencapai BEP atau tidak segera lah kami membeli tiket eh baru aja masuk yang lain udah pada lari aja ninggalin aku sama Agus yang baru beli tiket.

Karuan aja aku kebingungan mencari mereka yahh daripada bingung mending ngeliat alat-alat yang diperagain sampai aku terlalu bodoh melakukannya.

Begini ceritanya saat melihat sebuah panel surya aku penasaran seperti apa bentuknya kulihat dekat-dekat dengan seksama, tanganku pun memegang panel surya itu eh ternyata lampu yang terhubung dengan panel surya itu menyala aku pun heran dan mencobanya lagi eh menyala lagi tuh lampu saat tanganku menempel di panel surya.

Dibelakang Agus cekikikan
“Napa nih anak ketawa-ketawa?” pikirku

Rahasianya adalah dia memencet sebuah saklar di samping panel surya disaat tanganku memegang panel surya itu.

“Gembel kau, Gus kukira tanganku mengandung listrik!!”

“Huahahaha habisnya lucu sih.”

“Sialan.”

Muter-muter gak jelas, bakar menyan, dan viva la vida ketemulah Dimas, Agita dan Nabila hahahaha….

Kami berlima mulai berkelana menjelajahi isi museum itu bahkan ada peristiwa konyol lagi yang atu ini benar-benar konyol buatku.

Lift khusus untuk para pegawai dipakai sama Agus buat turun!

“Woyy Gus mau kemana itu kan…”

Belum selesai aku mencegahnya dia sudah menutup pintu liftnya.

“Wueeh itu anak mau kemana??” Tanya Dimas

“Wakakaka itu khusus para pegawai dia pegawai kali hahaha.” Timpalku sambil tertawa.

Yahh begitu lah cerita kami berlima di museum IPTEK sebenarnya sih masih puanjang kali luebar kali tuinggi tapi biarlah ini hanya menjadi kenangan memori yang indah untukku dan kawan-kawanku.


Bukti kesembuhan Dimas menampakkan wajahnya yang pongo










Pesan saya kepada Dimas Erlangga :
JANGAN 'GILA' LAGI YA DIM! REPOT KALAU KAU 'GILA' LAGI. MESTI DIBAWA KE TMII DULU BARU SEMBUH

Kami kira itu saja...

Senin, 08 Agustus 2011

Foto Landscap

Keyyy banyak orang bertanya “Dik, kok demen sih ama pemandangan sampe-sampe di foto pofil FB ga ada wajah kau sendiri yang ada pemandangan matahari semua??”
Mungkin ini berawal dari iseng-iseng saja, sejak memiliki sebuah hp merk Sony Ericsson W660i (detail amat) sambil jalan-jalan mengelilingi komplek halim saat sore hari yaahh sekali-kali pengen moto pemandangan yang kayak di film gitu rasanya terlihat dramatis sekali nah dari situlah lama-lama makin keasyikan memfoto pemandangan atau biasa disebut dengan landscap….
Cukup segitu saja basi-basinya mari kita lihat foto hasil karya sang maestro huehehehehe sombong dikit tak apalah jarang-jarang nyombongin diri…

cekedet

Oh iya ini foto mengalami editan yang sedikit karena saya lebih suka dengan keaslian atau naturalisme

Foto diambil saat liburan ditengah perjalanan dengan kamera digital 5 mp









Foto ini juga diambil saat liburan di perjalanan dengan kamera digital 5 mp memperlihatkan tirai pelangi









Nah foto ini diambil di SMA 67 dari lantai dua tepatnya balkon X-5 saat pagi hari dimana sekolah masih sepi dengan kamera abal Sony Ericsson 2 MP









Kalau yang ini foto diambil saat Penggab Ekskul di Megamendung dengan kamera abal Sony Ericsson 2 MP









Foto diambil saat jalan-jalan naik sepeda di sekitar Bandara Halim P K saat sore hari dengan kamera abal Sony Ericsson 2 MP








So dengan kamera murahan bisa menghasilkan karya seperti ini jadi jangan cepat-cepat anda membeli kamera yang mahal seperti kamera DSLR atau SLR atau semacamnya lah yang terlalu menguras uang. Dengan kamera seharga 1 jutaan anda sudah bisa melakukannya seperti yang diatas.
Kami kira itu..

Sabtu, 06 Agustus 2011