Sepertinya anda kesini karena salah alamat (baca : nyasar)

Jumat, 30 Desember 2011

Peluru Terakhir : Nyawa Terakhir Part 10

Setibanya di Venesia kami memarkir mobil kami di pulau tempat khusus untuk memarkir mobil dan aku segera menelepon Zelanya untuk meminta petunjuk lainnya.

“Zelanya, sekarang kami harus kemana?”

“Sabar Leonov aku sedang mencari-cari mereka.....hmm..sekarang kamu berada di pinggir kanal grande bukan?”
“Tidak kami sekarang berada di pulau kecil khusus untuk memarkir mobil, setelah jembatan yang berada di kanan..”
“Oh yayaya aku mengerti..hmm..baiklah sekarang kalian segera menuju pulau ‘San Michele’ kalian bisa kesana dengan kapal sewaan.
“Buat apa..??”
“Ahh sudah lah pokoknya ikuti saja kata-kataku..”
“Ohh baiklah Zelanya..”
Aku menutup telepon dan mengajak Andrey menuju persewaan kapal untuk menyeberangi kanal-kanal Venesia dan menuju sebuah pulau bernama ‘San Michele
Sesampainya di persewaan kapal dilema menghampiri kami berdua.
“Andrey apakah kau punya uang untuk menyewa kapal?” Tanyaku.
“Hanya 150 euro dan aku tidak tahu sampai kapan kita bisa bertahan disini dengan uang sebesar ini..”
“Lantas bagaimana kita mau menyewa kapal hah?!”
“Aku tak tahu, jadi galau kan..”
“Sial..”

Dengan sangat terpaksa kami akhirnya memilih angkutan yang murah yaitu ‘gondola’ kapal yang sangat terkenal di Venesia, kapal berukuran kecil yang di bawa oleh seorang pendayung

Sembari menyusuri kanal grande atau ‘Grand Canal’ terdengar alunan lagu khas Venesia.

“Lalalaalalalala~”

“Lalalalalala....~” kami berdua pun turut bernyanyi meramaikan suasana kanal grande.

Klontang!!!

“Aduh siapa ini yang melempar kaleng biskuit?!” Teriak Andrey
Heeyyy diam kalian! suara kalian membuat telinga kami sakit!!!”

“Hah apa yang mereka katakan? Aku tak mengerti?” Kataku.

“Sepertinya mereka senang dengan suara kita yang indah ini hahahaha..”

“Hahahahhahaha....”

Setibanya di pulau San Michele...

Berapa?” Kata Andrey dengan bahasa Italia nya yang aneh.
“Loh kau bisa bahasa Italia?” Kataku.

“Hanya sedikit hehehe..”
Ibumu pelacur?

Persetan kau!! Sini kalau berani!!” Teriak pendayung gondola itu.
Aku sayang kamu!!” Balas Andrey.
Dasar manusia homo..!!!

Andrey sepertinya tidak tahu apa yang dikatakannya hingga membuat pendayung gondola itu marah dan meninggalkan kami begitu saja.


“Adios amigos..!! Do Svidaniya..!!Auf wiedersehen”
“Hey Leonov, mana mengerti pendayung itu dengan kata-katamu..” Kata Andrey.
“Oh iya juga ya hahaha..”
Segera kami memasuki kawasan ‘San Michele’




Saat kami memasuki tempat tersebut suasana hening yang mencekam terlihat.

“Glek ini kan pulau kuburan, kenapa Zelanya membawa kita kesini??”
“Aku tak tau, Andrey..hmmm kutanyakan saja pada Zelanya.”
Kuambil telepon genggamku dan menelepon Zelanya.
“Halo Zelanya?”
“Yaa ada apa? Kalian sudah sampai di Pulau ‘San Michele’, kan ??” Tanya Zelanya
“Iyaa tapi kenapa kau membawa kami ke kawasan kuburan ini?”

“Hahahah kalian belum mengerti rupanya, lihat di depan mu ada menara yang tinggi kan? Nah di situ lah kalian bisa mengawasi gerak-gerik organisasi Pancake. Cepat kalian kesana!! ”
“Iya iya..”
Kami berdua langsung menuju menara itu dan memasukinya.


Gilanya kami harus menaiki tangga untuk mencapai puncaknya.
“Eh Leonov apakah tidak ada lift disini?”
“Ini bangunan kuno mana ada lift di jaman dulu! Ayo cepat kita naik keatas..”
“Tapi...”
“Kau mau menyelamatkan Elena kan?!” Potong ku.
“Ahh iya!!”
Wuuuussssshhhhhh!!!! Andrey langsung berlari meninggalkan ku menaiki satu persatu anak tangga dimana di ujung tangga tersebut ada sebuah ruangan yang bisa kami gunakan untuk mengawasi Organisasi Pancake.
“Eh hey tunggu aku, Andrey!!!”

Aku turut mengejar Andrey, kami berlomba mencapai lantai teratas.
Di tengah perjalanan...
“Hah..hah...hah....capek juga ternyata...” Kataku terengah-engah.
“Kau mau menyelamatkan Ekaterina kan?!” Katanya

“Heh heh..kau mengikuti kata-kataku..”
“Hah biarkan, ayo kita harus cepat-cepat sampai di atas!”
“Iya iya...”

Kami terus berlari..berlari..berlari..berlari..dan..berlari..

“Hah itu pintunya ayo buka!!!”
Cklaakk pintu yang ingin kami dobrak terbuka dan kdebuk..!!!
“Huahahahaha kalian ngapain loncat-loncat begitu hahahha lucunya kalian..”

Suara itu! aku mengenalnya..

To Be Contined

Sabtu, 24 Desember 2011

Peluru Terakhir : Nyawa Terakhir Part 9


“Aku hitung sampe tiga dan kita tarik sama-sama, sepertinya ini sudah benar-benar membeku...”Kataku
“Pada hitungan yang ke tiga atau yang...”
“Yang mana aja boleh lah udah pokoknya tarik saja..”
Sreeetttt...buuukkk...
“Arrgghh kau merobek jaketku!!” Teriakku
“Uppss maafkan aku Leonov...”
Sreeetttt.....kurobek juga jaket Andrey.
“Nah sekarang kita impas...”
“Leonov ini kan jaket pemberian Elena dan jaketmu juga pemberian dari Elena kan?”
“Eh iya juga! Wah bisa diamuk kita terutama kau hahaha..”
“Enak saja..kau lah..”
“Ahh sudah-sudah lupakan saja sekarang kau bantu aku membuka pintu mobilku!”
“Ok..”
“Satu...dua..tigaa....”
Klaaaakkk......buukkkk!!!
“Nahh hahahaha akhirnya terbuka juga hahahaha..”
“Iya Leonov kau enak sekali menimpaku, sakit punggungku..”
“Hehehe maaf-maaf pembalasan juga karena kau telah merobek jaket tebalku.”
“Tapi kau sudah merobek jaketku!”
“Ohh berarti dua satu hahahaa...”

Aku segera masuk ke dalam Lamborghini ku dan mengambil kunci di balik pelindung matahari dan Andrey pun juga kembali menuju mobilnya sendiri.
Ckrreeekkk..breemm..bremmm..
“Leonov jangan lupakan Walkie Talky mu!” Andrey melemparkan Walkie Talky dari jendela mobil dan langsung kutangkap.
“Terima kasih, Andrey.” Kata ku lewat Walkie Talky.
Ruuuooonngggg...!!!! Ckiiiiiitttt!!!!
“Hey Leonov apa yang kau lakukan hah?! Seenaknya saja kau berhenti mendadak!” Kata Andrey melalui Walkie Talky.
Andrey sepertinya terkejut karena aku mengerem mobilku dengan sangat mendadak..
“Itu! asap itu sepertinya berasal dari pondok Rilinskiy..” Jawabku penuh tanda tanya pula.
“Hahahaha jangan bercanda, Leonov. Tapi, Elena....!!!!!”
Nguiiiinnggggg....kresseekk..cssss...
“Arrgghhh teriakan Andrey membuat telingaku pengang! Dan walky talkie ku belum apa-apa sudah rusak gini ckckckc..sial!”
Ngguuuooooonnnggggg....!!!!!!
Dengan secepat kilat Andrey memacu mobilnya untuk mencari tahu apa yang terjadi disana dan aku turut menyusulnya.
Nggguuuuooonnngg....!!!
Sampai di pondok Rilinskiy yang kami lihat hanyalah runtuhan pondok itu..
“Elena!! Dimana kau?! Elena!!” Jeritan Andrey membuat suasana yang hening itu menjadi mengharukan...
Dia mencari Elena di reruntuhan itu dan aku juga mencari saudara nya serta Linskiy bersaudara namun kami tak dapat menemukan jasad mereka dimana-mana, dapat kusimpulkan bahwa mereka telah di culik dan pondok itu dibakar dengan sengaja.
Tikk..tikk..tikk...
“Andrey sepertinya ada bom disini! Cepat lari..!!!!!”
Duuuuuaaaarrrr....!!!! Buukkk...klontangg..
“Hah... hah... untung saja kita dapat menghindarinya..” Katanya terengah-engah.
Drrttt...drrtt..drrttt...
HP ku bergetar, Zelanya menelepon dan segera kuangkat.
“Halo Zelanya ada apa?!”
“Aku mendapatkan pesan singkat dari Ekaterina bahwa mereka didatangi oleh Organisasi Pancake dan organisasi itu dipimpin oleh Vasily saat mendatangi pondok Rilinskiy!”
“Apa?! Lalu kau tahu dimana mereka sekarang?”
“Yap aku berhasil melacaknya melalui alat penanda yang terpasang di baju Ekaterina, saat ini mereka sedang menuju kota Italia dan hmm sepertinya mereka menuju Venesia, sekarang cepat susul mereka!”
“Ok Zelanya. Andrey ayo kita ke Venesia, Elena masih hidup ia diculik oleh Vasily!”
“Huh sialan, ok ayo cepat!”
Ckreekk..brrmm..brmm...suara mesin mobil Pontiac dan Lamborghini menggelegar..
Ruoonggg...!!!! kami berdua memacu mobil kami menuju Venesia.



To Be Continued

Sabtu, 17 Desember 2011

Kumpulan Gombal Gembel Zehn Fünf (grup X-5)

Berawal dari keisengan ZEFERER Adzie yang mengocpy status gombal milik ZEFERER Arsyan yang mengocopy entah dari mana dan mengirimnya di wall grup ZEF. Akhirnya ZEFERER divisi Bahloel Rangers melakukan lomba gombal-gembel yang kadang kala ada yang mengocpy dari antah berantah

Berikut gombal gembel ZEFERER divisi Bahloel Rangers dan komentar dari saya:

Zeferer Adzie =

i : bapak kamu pedagang INDOM*E ya??
ii : kenapa??
i : karna kamu SELERA ku ~
wakakakakaakk

Komentar : Ini ngopy dari Zeferer Arsyan dan cukup kocak hahaha

Zeferer Prasetio Herjuno =

co : kamu tuh kayak negara api
ce : maksudnya?
co : pertamanya aku ga suka kamu, namun semua berubah sejak hatimu menyerang hatiku
ce : awawawawawaw

Komentar : Ini nih versi kreatifnya dari keluarga Avatar wkwkw

Zeferer Mahadika R N =

Co : kamu itu bagaikan semut
Ce : semut? lu kate gua apaan *plaak
Co : Bangke lo !!

Komentar : Ok yang ini rada dalem

Zeferer Prasetio =

co : tau ga? keluarga aku tuh benci sama kamu 7 turunan!
ce : ih jahat
co : tenang aja, aku kan keturunan ke 8
ce : awawawawawawaw

Komentar : Sepertinya Tio kena korban iklan tp dengan otak kreatifnya ia bisa merusak iklan itu menjadi gombalan

Zeferer Dimas E =

Co: kamu tau apa artinya cinta?
Ce: mm apa ya, bingung

Komen : Hmm...dilihat dari kata-katanya sepertinya dia sedang merasakan apa yang dinamakan 'Kehilangan cinta' *ups

Zeferer Prasetio =

anti gombal

co : sayang, gigi kamu itu kayak bintang-bintang di langit deh
ce : awww... bersinar indah ya?
co : bukan, tapi saling berjauhan dan warnanya kuning
ce : kamplet
_______________________
co : cintaku sama kamu itu kayak menghitung bintang
ce : awww.... begitu banyak ya???
co : bukan, buang-buang waktu tau!!!
ce : mau golok apa rencong mas?

Komentar : Anjiiirr bagian awal nya nyindir diri sendiri dan Dimas hahahahaa
Bagian kedua nya ngeselin hahaha
Dan saya tidak tahu apa maksud dari kata-kata anti gombalnya padahal itu
gombal -_- mungkin gombal cacad gitu ya ._.

Zeferer Resky =

sedikit ngegobol .. jika tidak menarik tidak papa jika menarik tlong minta jempol nya ya ....>>

1.A:apa bedanya AKU sama SBY ..?
B : apa beda nya ..?
A : kalo SBY mikirin anak nya kawinan kalo aku mikirin kamu :p

2 C : apa bedanya aku sama monas ..?
D:apa bedanya ..?
C:kalo monas milik negara kalo aku milik kamu :p

3 E : bapak kamu jualan air panas ya ..?
F : kok tau ...?
E: karna kamu telah menghangatkan hati ku :p

4 G : kamu itu rajin ibadah ya ...?
H : kok tau sih ..?
G: karna wajah mu bersinar seperti bidadari di surga ^_^


Komentar : Antara ngopy dan mikir sepertinya gak mungkin deh dari otaknya sendiri wkwkwkw tapi tetep kocak tapi kok bikin galau ya -_- tapi..tapi..ahh sudahlah.. *galau


Zeferer Adzie =

Co: kmuu tuh kyk warteg tau ga
Ce: knapa?
Co: karna kamu sederhana tapi berkualitas

Komentar : Ketauan banget kalau Zeferer Adzie sering ke warteg wkwkw

Zeferer Mahadika R N =

Co : Kamu itu bagaikan bulan dipagi hari
Ce : Ihh mana ada bulan dipagi hari
Co : Ada kok
Ce : Mana ?
Co : Didepan mataku #ea

Komentar : Yang ini mah ketauan banget sering galau wkwkw

Baiklah sekian dari saya dan ini belum seberapa masih ada gombal gembel lainnya, nantikan kelanjutannya (kalau masih pada ngegembel eh ngegombal loh ya)

Rabu, 14 Desember 2011

Peluru Terakhir : Nyawa Terakhir Part 8

“Hei dimana Ekaterina dan Vasily? Dari kemarin aku tidak melihat mereka?”

“Kau belum tau ya mereka saat ini sedang…..”
Belum selesai Elena berbicara, Ekaterina datang sambil menendang pintu depan dan segera berlari memasuki kamarnya..

Elena dan Linskiy bersaudara segera menghampiri Ekaterina dan berbincang-bincang di dalam kamar nya sedangkan aku hanya bisa menguping saja dari balik pintu bersama Andrey.

Dan ternyata susah juga mendengar pembicaraan mereka.

Ternyata aku salah posisi seharusnya aku menggunakan telinga kiriku tapi yang ini malah menggunakan telinga kananku hahaha

Kau tahu kan maksudku? Telinga kananku tak bisa mendengar…

Ok sekarang kuubah posisi ku..

“Vasily telah pergi dan bergabung dengan organisasi.....”
Kata Ekaterina.

Dia tidak bisa melanjutkan kata-katanya kurasa ia menangis.
“Lantas nama organisasi itu apa?” Tanya Elena.
“Organisasi nya namanya ‘Organisasi Pancake’....” Jawab Ekaterina.

“Pancake? Hahahaha..”
Mendengar nama organisasi itu aku dan Andrey yang berada di luar tertawa terbahak-bahak dan berguling kesana kemari...

Cklaakk..

Keluar lah Elena dari kamar.
“Kalian berdua!!! Mengapa kalian menguping hah?! Ini pembicaraan wanita itu tidak baik!!” Teriak Elena.

Dengan sigap kami berdua langsung berdiri..
“Hahahaha maaf habisnya kami penasaran....” Kataku tertunduk.

Kulihat dari balik badan Elena, Ekaterina menatap kami dengan mata merah nya sambil terisak-isak...

Melihat itu aku mulai iba yah mungkin bisa dikatakan aku bisa merasakan apa yang dia rasa dan segera saja terbesit di kepalaku untuk membunuh Vasily.

*Backsong Regina Spektor-The Call



“Baik lah Andrey kau mau membantuku kan?” Kukedipkan mataku kepada Andrey.
“Membantu? Oohh aku tau maksudmu Leonov, baiklah akan kubantu kau.”

“Apa yang kalian maksud?” Elena bingung
“Yahh kau tau lah maksudku?” Kataku
“Tidak..”
“Lupakan saja, ayo Andrey...”

“Hey kalian mau kemana?!” Cegah Elena.
“Tenang sayangku aku tidak akan kemana-kemana..”
Andrey memberi kecupan di kening Elena untuk menenangkan Elena.

“Tapi.....”
“Sudah kamu tenang saja aku akan kembali...” Potong Andrey.

"Jangan katakan selamat tinggal dan...." Kata Elena.
"Iya sayang aku akan berhati-hati, tenang saja aku akan kembali saat kau membutuhkanku tak perlu ucapkan selamat tinggal karena kita akan bertemu lagi.."

Melihat mereka berdua berpegangan tangan dan saling bertatap mata membuat hatiku galau, betapa romantisnya mereka. Mereka saling berpelukan seakan-akan mereka tidak ingin berpisah, kurasa Elena mendapat firasat buruk terhadap Andrey.

"Aku pergi dulu sayang.."
Andrey memberi satu kecupan hangat di pipi Elena

"Dadah sayangku.." Kata Elena.

Saat aku mulai berjalan Elena menggenggam tanganku dan membuatku terhenti dari langkahku.
"Leonov tolong jaga baik-baik Andrey." Bisiknya.
Aku mengedipkan mataku tanda bahwa aku akan menjaga Andrey.

Aku dan Andrey bergegas ke bawah dan mempersiapkan senjata dan perlengkapan masing-masing.

Ckreeekk..cklaakk..klaapp..

Aku dengan setia menenteng VSSK ku sedangkan Andrey membawa sniper jenis Barret M95.

“Andrey apa kau tahu Organisasi Pancake?” Tanyaku
“Hmm...” Andrey mulai membuka laptopnya dan mencari informasi tentang Organisasi itu..
“Ahaa organisasi ini hanya lah organisasi yang beranggotakan sekitar lima belas orang dan dipimpin.........”
“Ada apa, Andrey?”

“Dipimpin oleh Vasily sendiri dan yang sangat membingungkan adalah organisasi ini didirikan tepat saat kalian bertiga diserang oleh kelompok aliran kalpanaxisme..” Jelas Andrey.

“Ternyata dia sudah melakukan hal itu dari awal, sial! ayo cepat kita ambil mobilku dan temukan Vasily!”

Kami meninggalkan pondok itu dan menuju bandara kecil dengan mobil Andrey, Pontiac GTO 2010. Kami kesana untuk mengambil mobil kesayanganku si manis Lamborghini.

Sesampainya di bandara kecil yang bahkan sangat kecil sekali hanya cukup untuk sebuah pesawat Cessna Caravan saja, di ujung landasan terlihat mobilku yang tertutup salju.

Ruuooonngggg...cckkiiiiiittttt.....!!! Andrey memberhentikan mobilnya tepat di samping mobilku dan aku langsung turun.
“Mobilku? Ohh apakah ada yang tergores?”
Aku mengelilingi Lamborghini ku untuk melihat keadaanya.
“Ahh untung saja tidak apa-apa hahahaha..”
“Hey Leonov apakah kau sudah selesai dengan pekerjaanmu, hah?”
“Ohh maaf-maaf hahaha ini mobil kesayangan masalahnya.”

Ckreek...
“Sial susah sekali dibuka..Andrey tolong aku membuka kan pintu mobilku!”

Andrey pun keluar dari mobilnya dan segera membantuku, dia menarikku dari belakang.

To Be Continued