“Sepertinya awak kenal sama itu..!!Arrrrggghhhh itu bom legendaris Indon ‘The Green Bom’ mengelak!!!”
Duaarrrr kaboouummm
Terlambat… 'The Green Bomb' meledak tepat dibawah panser Malaysia. ‘The Green Bom’ menyisakan lubang yang cukup besar sekitar 75 cm di bagian dasar Panser itu dan langsung membuatnya terpental namun masih bisa selamat berkat balon pelindung yang mengelilingi Panser itu.
"Berhasil!!" seluruh kru di panser Indonesia bersorak-sorai bergembira.
"Musuh bebuyutan kita akhirnya tersisihkan!"
"Aku tidak percaya kita menghajar mereka dengan tangan kita"
"Bukaan tangan tapi gas elpiji 3 kg hahaha"
"Jangan bersenang-senang dulu kawan, perjalanan masih panjang"
Panser Indonesia langsung melaju cepat menuju checkpoint berikutnya.
Melewati pantai barat amerika, perbatasan Meksiko, dan beberapa rintangan yang tak terlalu mengganggu akhirnya Tim Indonesia tiba di checkpoint pertama yaitu Meksiko lebih tepatnya Kota Acapuico, Meksiko dengan catatan waktu 20 jam 30 menit disusul dari 2 hingga 10.
Somalia, Pakistan, Libya, Mesir, Prancis, Israel, Nigeria, Republik Afrika Selatan, India..
“Waaooouuuwww seperti yang telah anda lihat di layar televisi andai, para tim telah memulai perangnya dannn inilah para sepuluh besar yang berhasil mencapai checkpoint pertama!!!”
“Waahh sangat hebat sekali yaa Tim Indonesia itu mereka menantang maut di tengah-tengah badai salju yang sangat dahsyat itu.”
“Yaappp dan itu sepertinya berkat sebuah radar anti cuaca bernama MozzaDroplets..”
Selagi kedua komentator itu berbicara para tim pun memasuki tenda yang telah di persiapkan untuk memperbaiki panser dan tempat beristirahat
To be continued
*Dibantu oleh Prasetio Herjuno
Sepertinya saya akan melanjutkannya lagi walaupun sedikit demi sedikit heheeh
Just for fun no offense
Tidak ada komentar:
Posting Komentar