Sepertinya anda kesini karena salah alamat (baca : nyasar)

Rabu, 14 Desember 2011

Peluru Terakhir : Nyawa Terakhir Part 8

“Hei dimana Ekaterina dan Vasily? Dari kemarin aku tidak melihat mereka?”

“Kau belum tau ya mereka saat ini sedang…..”
Belum selesai Elena berbicara, Ekaterina datang sambil menendang pintu depan dan segera berlari memasuki kamarnya..

Elena dan Linskiy bersaudara segera menghampiri Ekaterina dan berbincang-bincang di dalam kamar nya sedangkan aku hanya bisa menguping saja dari balik pintu bersama Andrey.

Dan ternyata susah juga mendengar pembicaraan mereka.

Ternyata aku salah posisi seharusnya aku menggunakan telinga kiriku tapi yang ini malah menggunakan telinga kananku hahaha

Kau tahu kan maksudku? Telinga kananku tak bisa mendengar…

Ok sekarang kuubah posisi ku..

“Vasily telah pergi dan bergabung dengan organisasi.....”
Kata Ekaterina.

Dia tidak bisa melanjutkan kata-katanya kurasa ia menangis.
“Lantas nama organisasi itu apa?” Tanya Elena.
“Organisasi nya namanya ‘Organisasi Pancake’....” Jawab Ekaterina.

“Pancake? Hahahaha..”
Mendengar nama organisasi itu aku dan Andrey yang berada di luar tertawa terbahak-bahak dan berguling kesana kemari...

Cklaakk..

Keluar lah Elena dari kamar.
“Kalian berdua!!! Mengapa kalian menguping hah?! Ini pembicaraan wanita itu tidak baik!!” Teriak Elena.

Dengan sigap kami berdua langsung berdiri..
“Hahahaha maaf habisnya kami penasaran....” Kataku tertunduk.

Kulihat dari balik badan Elena, Ekaterina menatap kami dengan mata merah nya sambil terisak-isak...

Melihat itu aku mulai iba yah mungkin bisa dikatakan aku bisa merasakan apa yang dia rasa dan segera saja terbesit di kepalaku untuk membunuh Vasily.

*Backsong Regina Spektor-The Call



“Baik lah Andrey kau mau membantuku kan?” Kukedipkan mataku kepada Andrey.
“Membantu? Oohh aku tau maksudmu Leonov, baiklah akan kubantu kau.”

“Apa yang kalian maksud?” Elena bingung
“Yahh kau tau lah maksudku?” Kataku
“Tidak..”
“Lupakan saja, ayo Andrey...”

“Hey kalian mau kemana?!” Cegah Elena.
“Tenang sayangku aku tidak akan kemana-kemana..”
Andrey memberi kecupan di kening Elena untuk menenangkan Elena.

“Tapi.....”
“Sudah kamu tenang saja aku akan kembali...” Potong Andrey.

"Jangan katakan selamat tinggal dan...." Kata Elena.
"Iya sayang aku akan berhati-hati, tenang saja aku akan kembali saat kau membutuhkanku tak perlu ucapkan selamat tinggal karena kita akan bertemu lagi.."

Melihat mereka berdua berpegangan tangan dan saling bertatap mata membuat hatiku galau, betapa romantisnya mereka. Mereka saling berpelukan seakan-akan mereka tidak ingin berpisah, kurasa Elena mendapat firasat buruk terhadap Andrey.

"Aku pergi dulu sayang.."
Andrey memberi satu kecupan hangat di pipi Elena

"Dadah sayangku.." Kata Elena.

Saat aku mulai berjalan Elena menggenggam tanganku dan membuatku terhenti dari langkahku.
"Leonov tolong jaga baik-baik Andrey." Bisiknya.
Aku mengedipkan mataku tanda bahwa aku akan menjaga Andrey.

Aku dan Andrey bergegas ke bawah dan mempersiapkan senjata dan perlengkapan masing-masing.

Ckreeekk..cklaakk..klaapp..

Aku dengan setia menenteng VSSK ku sedangkan Andrey membawa sniper jenis Barret M95.

“Andrey apa kau tahu Organisasi Pancake?” Tanyaku
“Hmm...” Andrey mulai membuka laptopnya dan mencari informasi tentang Organisasi itu..
“Ahaa organisasi ini hanya lah organisasi yang beranggotakan sekitar lima belas orang dan dipimpin.........”
“Ada apa, Andrey?”

“Dipimpin oleh Vasily sendiri dan yang sangat membingungkan adalah organisasi ini didirikan tepat saat kalian bertiga diserang oleh kelompok aliran kalpanaxisme..” Jelas Andrey.

“Ternyata dia sudah melakukan hal itu dari awal, sial! ayo cepat kita ambil mobilku dan temukan Vasily!”

Kami meninggalkan pondok itu dan menuju bandara kecil dengan mobil Andrey, Pontiac GTO 2010. Kami kesana untuk mengambil mobil kesayanganku si manis Lamborghini.

Sesampainya di bandara kecil yang bahkan sangat kecil sekali hanya cukup untuk sebuah pesawat Cessna Caravan saja, di ujung landasan terlihat mobilku yang tertutup salju.

Ruuooonngggg...cckkiiiiiittttt.....!!! Andrey memberhentikan mobilnya tepat di samping mobilku dan aku langsung turun.
“Mobilku? Ohh apakah ada yang tergores?”
Aku mengelilingi Lamborghini ku untuk melihat keadaanya.
“Ahh untung saja tidak apa-apa hahahaha..”
“Hey Leonov apakah kau sudah selesai dengan pekerjaanmu, hah?”
“Ohh maaf-maaf hahaha ini mobil kesayangan masalahnya.”

Ckreek...
“Sial susah sekali dibuka..Andrey tolong aku membuka kan pintu mobilku!”

Andrey pun keluar dari mobilnya dan segera membantuku, dia menarikku dari belakang.

To Be Continued

Tidak ada komentar:

Posting Komentar