Sring...trang...tring...trung...truing....sretttt....
“Aahhhhh!!!” “Hahaha...mana bisa kau suku tingku jelek mengalahkan Ksatria Baby Hui yang hebat ini..” Kata Adzie. “Huh...sialan kau...heh kalian berdua cepat bantu aku!!!” “Hmm lebih baik kami panggil Vanto aja dari suku Raneh yee...bye.” Jawab Resky.
Kedua orang itupun berlari menuju tempat upacara sakral diadakan.
“Hahaha...dasar teman-temanmu penakut... ini belum seberapa, akan kubunuh kau sekarang juga....!!” “Cieh...hiaaaatt...!!!!!!!!!”
Trang....tring... Sring...trang...tring...trung...truing.... “Huh...huh..huh...ternyata hebat juga kamu ya.” “Hah..hah..hah..baru tahu kau.” Balas Dika.
“Hiaaat....!!!” Teriak Adzie.
Trang...tring...trung...truing....
Di tempat upacara sakral keenam suku itu.
“Hah..hah...hah....Vanto tolong kami, kami diserang oleh seorang Ksatria Baby Hui!!!” “Hah siapa itu Ksatria Baby Hui??” “Mereka adalah pengawal kerajaan dari Kerajaan Baby Hui.” Jelas Resky.
Si Dukun Tio dan sang maestro Moza yang saat itu masih bercekcok menghentikan cekcok tersebut dan menghampiri Vanto. “Dimana dia berada sekarang??” Tanya Dukun Tio. “Di hutan babi sedang bertarung dengan Dika.” Jawab Dimas. “Ayo segera kita kesana!” Sahut Resky.
Dan berangkatlah mereka menuju Hutan Babi dimana Dika dari Suku Tingku sedang bertarung dengan Adzie Ksatria Baby Hui.
Di hutan babi kedua orang itu kembali diikuti oleh Vanto ksatria dari Suku Raneh, Dukun Tio dari Suku Guning dan sang maestro Moza dari Suku Munyong.
Tiba-tiba melesatlah sebuah panah tepat didepan kelima orang tersebut. “Hah sial ada ksatria baby hui yang lainnya..!!” Teriak Vanto “Hei kalian suku-suku tidak jelas cepat tinggalkan tempat ini kalau tidak....” “Kalau tidak apa??” Potong Vanto. “Kalau tidak kalian semua akan kami bunuh.” “Ok kami tidak akan takut walaupun jumlah kalian lebih banyak dari kami.” Balas Vanto.
Sring...mereka berlima pun mengeluarkan pedangnya.
Sring...kesembilan ksatria baby hui pun juga mengeluarkan pedangnya.
“Hah berani-beraninya suku barbar...serang!!!” Teriak sang ksatria baby hui.
Kdebuk..kedebuk... kdebuk..kedebuk...kdebuk..kedebuk...sreeettttt ngingi ngingik...(Suara kuda kesakitan) “Aahhhh..!!!!” brukk...!!
Trang...tring...trung...truing....trang...tring...trung...truing....
Duel sengit terjadi antara kesepuluh Ksatria Baby Hui dan keenam orang dari masing-masing suku tersebut.
Sepertinya anda kesini karena salah alamat (baca : nyasar)
Jumat, 02 Maret 2012
Three Kingdom part 3
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar