Sepertinya anda kesini karena salah alamat (baca : nyasar)

Rabu, 26 Januari 2011

Race Around the World 5

Di dalam tenda tim Indonesia.

Keenam pembalap itu berbincang dengan Direktur Mekanik yang berada di pusat control Alaska melalui telekomunikasi 3G atau semacamnya lah.

“Ohh sayang sekali kita tidak masuk peringkat 10 besar.” Kata Direktur Resky.

“Sepertinya ada yang menyabotase panser kita bos, ban kita terpasang dengan tidak semestinya.” Jelas Mahadika.

“Ohh soal itu hehehe teknisi kita saat pemasangan ban di Indonesia tidak memperhatikan tulisan pada ban bahwa ban itu harus dipasang dimana hehe mereka kira semua ban bentuknya sama jadi dipasang asal-asalan.” Jelas Direktur Resky.

“Ahh pantesan, sekarang kejadian itu jangan sampai terulang.”

“Ok deh, Dik hehe oh iya saya sudah mengirimkan paket terbaru untuk panser kalian hmm sebenarnya bukan terbaru sih tapi lupa dipasang hohoho kemarin kami justru memasang dengan setir truk....”

“Ehemm, sudah jangan dibahas lagi....jelaskan paketnya saja.” Potong Moza.

“Hmm setir dengan tombol A, B, C, D, E, dan F serta ban baru yang sudah tergabung dengan paket, sekarang sedang dipasang ke panser kalian dan siap untuk balapan 3 hari lagi.” Kata Resky.

“Hmm lebih baik kami juga ikut membantu memasangkan paket itu supaya tidak terjadi kesalahan lagi.” Kata Arif.

“Ok hehehe maaf ya semoga beruntung di balapan nanti saya mau maen pb dulu kwowkwowko.”

“Masih sempat-sempatnya main pb ckckck.” Sahut Arsyan.

Para teknisi dan keenam crew panser pun bahu membahu memasang paket yang lupa terpasang tersebut.

Klontang duk...dukk...tang..tang...bruakkk...duk..dukk!!!

“Hmm apa sebaiknya kita hilangkan tombol booster roket yang ada di panelnya Mozza ?” Tanya Dika.

“Sebaiknya jangan itu buat jaga-jaga apabila tombolmu rusak, lebih baik kita ganti dengan tombol buka tutup dan di set setiap di buka hanya akan menyalakan booster selama 30 detik.” Jelas Arif.

“Hmm bagus juga idenya, baiklah kita terapkan idemu itu.”

Ctekk..ctekk...dung..dung..!!!

Akhirnya mereka selesai memodifikasi panser mereka dan tidur.

Keesokan harinya pukul 1500 WBA babak kualifikasi telah selesai, keenam pembalap pun melihat hasil kualifikasi di papan layar lebar.

Yaaak mari kita saksikan hasil kualifikasi yang dijalankan oleh para tim.” Seru komentator pertama.

“Iyaapp hasil kualifikasi ini tidak bisa diganggu gugat lagi dan sudah adil. Saya mendapat laporan bahwa negara Timor Leste, Mongolia, Madagascar, Liberia, Maldives batal mengikuti balapan ini karena masalah teknis, sekarang tinggal 152 tim yang dapat berpatisipasi dalam balapan inii ....” Sahut komentator kedua.

Siapa kah yang akan menjadi pemenangnya, kita tunggu saja dua hari lagi, tetap saksikan acara ini mengenai berbagai kegiatan yang dilakukan oleh para tim sebelum memulai pertandingan yang sangat panjang dan berbahaya.....”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar