Di Tim Somalia.
“Amerika sialan!!! Hei operator elektronik cepat tembakan RPG!!!” Perintah Mekanik Somalia
“Ok.”
Si orang Somalia pun keluar dari semacam pintu palka yang ada diatas panser mereka dan menenteng RPG.
“Mati kau Amerika!!! hahaha”
Wuuuuussssshhhhh!!!!!!!
“RPG !!!!” Teriak operator elektronik Amerika.
Jdduuummmmm....kraaakkk...krrakkk
Panser Amerika terbang memutar untuk menghindari RPG somalia.
Wuuuussshhhh duarrr!!!
“Sial meleset!!!”
“Tembak lagi!!!”
“Peluru kita cuma satu tadi, yang lainnya di mexico”
“Arrggghhh sial..!!”
Para Tim Negara saling beradu panser mereka mulai dari menabrak, menyenggol ke pinggir sungai, bahkan melempar granat ke panser lawan.
Setelah melewati beberapa panser lawan, panser merah putih berhadapan dengan panser negara Malaysia dan Brunei.
“Heii lihat itu Tim Indonesia!!!” Seru Navigator Malaysia.
“Tenang saja, kita akan hancurkan mereka hahahaha, sambungkan dengan Tim Brunei...” Kata Pembalap Malaysia.
“Kita telah tersambung dengan Tim Brunei.” Sahut Ahli elektronik Malaysia.
“Saudaraku mari kita hancurkan Tim Indonesia..”
“Roger..rogerr...”
Ngguuuuuoooonngggg brruuuuaaakkkkkkk panser merah putih di himpit oleh panser Malaysia dan Brunei.
“Woooo..sepertinya tim Malaysia bekerja sama dengan Brunei untuk menyingkirkan kita..!!!”
“Tenang saja, Moz hehehe.” Tawa Dika licik.
Jduuummm...kraakkk...krakkk..
Brruuuaaakkkk...Nguooonnnnnggg...
Tim Malaysia dan Brunei mempermainkan Tim Indonesia.
“Badai yang sangat besar akan menghadang kita, Dik!!” Seru Moza.
“Itu dia yang kutungg-tunggu, kita gunakan badai besar itu untuk bersembunyi dari mereka..”
“Lihat para tim terhadang oleh badai salju yang sangat pekat, mudah-mudahan saja mereka selamat dari badai salju itu..!!!”Seru komentator pertama.
“Yapp...lima pesawat pengintai Global Hawk yang memberikan kita informasi tentang balapan secara visual mulai kembali ke pangkalan udara dan kita hanya bisa melihat mereka melalui peta online yang terhubung oleh satelit..”Sahut komentator kedua.
“ Kita hanya bisa melihat titik-titik di peta dimana para tim berada..ini sangat-sangat tidak menguntungkan bagi para penonton..”
Di Panser Indonesia
“Wohhooo jarak pandang kita sangat pendek sekali.” Kata Arsyan.
“Hehehehehe......
Memencet tombol A
Jduuuummmmm...kraaakkk...kraakkk (suara auto jack + jump jet)
Disaat Panser Tim Indonesia meloncat ke arah kanan datanglah badai salju yang pekat sehingga Tim Malaysia dan Brunei yang sedang menjepit Panser Indonesia kelabakan.
“Arrrrggg mereka kabur..!!!”
“Lebih baik kita berhenti karena jarak pandang kita sangat tipis.”
“Hmm baiklah aku juga sudah mendengar bahwa peserta lainnya juga menghentikan panser mereka untuk menghindari kecelakaan.”
Namun Tim Indonesia tetap melanjutkan perjalanannya karena mereka memiliki radar dopler 3 dimensi yang dapat memetakan kondisi jalan di depan mereka dalam cuaca yang sangat buruk sekalipun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar