“Dan seperti yang kita saksikan di layar televisi anda para pembalap menghentikan panser mereka karena cuaca yang sangat-sangat buruk ini…”
“Apa-apaan itu, lihat!! Tim Indonesia tetap melanjutkan perjalanan mereka!! Mereka sepertinya nekad sekali menantang maut!!!” Seru komentator kedua.
“Apa ini?” Kata operator elektronik Amerika.
“Hei hei ada apa??” Tanya pengemudi Amerika.
“Di layar radar kita Tim Indonesia tetap melanjutkan perjalanan mereka dengan kecepatan yang sangat tinggi seperti tidak ada yang bisa menghalangi bahkan badai yang pekat sekalipun !!”
“Ahh biasa aja hahaha nanti juga mereka akan kebingungan jika memasuki daerah Kanada dan tentu saja Amerika hahaha.”
Di Tim Indonesia
“Nyeaahahahaha berkat radar dopler 3 dimensi generasi sepuluh bernama ‘MozzaDroplet’ ini kita bisa tetap jalan meskipun ada badai.” Kata Mozza.
“Benar-benar hebat kau, Moz hahaha saya salut.” Potong Tio.
“Sebentar lagi kita akan memasuki perbatasan Alaska-Kanada.” Kata Dimas.
“Jalanan sepertinya mulai ditebali oleh salju, ban kita kemungkinan bisa slip lebih baik gunakan tombol C, Dik.” Saran Tio.
“Baiklah kita gunakan tombol C.”
Dika pun segera menekan tombol C dan keluarlah semacam paku-paku kecil di ban panser Indonesia.
Beberapa jam kemudian ketika Tim Indonesia telah mencapai Kanada tepatnya dekat ‘Kuane National Park’ badai salju yang menghadang Tim-tim lain di Alaska mulai mereda.
“Yaaakkk sepertinya badai salju yang sangat dahsyat sudah mulai reda, pesawat UAV Global Hawk mulai diterbangkan kembali dan para Tim juga sudah melanjutkan balapan yang sangat panjang ini.”
“Seperti yang kita lihat di map satelit, Tim Panser Indonesia sudah memimpin jauh disusul oleh Tim Amerika yang baru mencapai ‘Tanana Valley State Forest’, lalu Tim Rusia, Jerman, Polandia, Cina, Somalia, Jepang, Angola, dan Libya.”
“Setelah mencari informasi ternyata Tim Indonesia menggunakan Radar yang bernama MozzaDroplets, radar inilah yang membuat mereka tetap bisa melanjutkan perjalanan di badai salju tadi.” Jelas Komentator kedua.
Tiga Jam kemudian.
Di Tim Malaysia
“Sial kita ketinggalan ama indon bapuk itu, gunakan booster, kita kejar Amrik lalu hancurkan Indon!!!” Perintah Navigator Malaysia
Tim Malaysia dan Brunei pun bekerja sama menyingkirkan Tim-tim lain (kebanyakan ditembak bannya supaya terguling dan terhenti sementara untuk diperbaiki) hingga dengan cepat mereka mendekati Tim Amerika yang terlalu santai.
“Waoouuww lihat Tim Malaysia mulai beringas mereka bekerja sama dengan Brunei untuk menyingkirkan tim-tim lain dan memotong jalur!!!”
“Seperti yang kita lihat dengan Global Hawk, mereka mendekati Tim Amerika!!!”
“Akhirnya kite dekat dengan Amrik itu, luncurkan roket!” Perintah pengemudi Malaysia.
Wuuusshhh wuuusshhh meluncurlah dua roket dari Malaysia dan Brunei ke arah panser Amerika.
“RPG cepat menyingkir!!!”
Jduuuummmmm...kraaakkk...kraakkk (suara auto jack + jump jet)
Dengan sigap panser Amerika pun menghindar.
“Keluarkan ranjau paku!!!” Perintah Navigator AS.
“Ranjau paku, awas!!”
Jduuuummmmm...kraaakkk...kraakkk (suara auto jack + jump jet)
“Arrggghh hamper saja, cepet gunakan mini gun!!”Seru pengemudi Malaysia.
Drrrrttttttttttt!!!!!!!!!!!!!!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar