Sepertinya anda kesini karena salah alamat (baca : nyasar)

Kamis, 29 September 2011

Peluru Terakhir : Pembalasan part 5

Dari balik mobil kulihat Vasily dan Ekaterina berbincang-bincang di depan pondok sambil berpegangan tangan.

Melihat itu kuganti alunan music Coldplay dengan Muse dan Linkin Park yang menggebu-nggebu dan mengeraskan suaranya..

(Keesokan harinya)

Dukk dukk dukk
“Sergey..bangun!!” Teriak Elena dari luar mobil.
“Hoaaammm iya iya aku bangun..”
“Ayo masuk ke dalam kita makan bersama dan lakukan misi kita.”
“Tidak bisa aku tidak bisa makan kalau pakai ‘balaclava’ ini.”
“Oh iya lagian kenapa kau tidak memberitahu identitasmu saja?”
“Tidak mau..”
“Ya sudah lah aku ambilkan saja makanannya.”
Elena pun menyerah akhirnya ia mengambil kan makanan dan secangkir teh hangat untukku.
Ckekek…jreeenngg…brreennngg...
Aku menjauhkan Lamborghini ku dari pondok dan memarkirnya di tengah padang rumput.
Aku keluar dan membuka ‘balaclava’ku.

Hmm benar-benar nikmat makan di tengah padang rumput nan dingin di dampingi oleh Lamborghini.
Selesai makan aku kembali ke pondok dan masuk ke dalam dimana Ekaterina, Vasily, Andrey dan Elena sudah bersiap-siap.

“Ayo kita berangkat!” Kata Vasily.


(Pukul 0530 waktu Inggris)
Kami pun berangkat aku sendirian dengan Lamborghini kesayanganku dan mereka berempat di Pontiac GTO.

“Sial body mobilku rusak kena tembakan..”
“Mobil kami juga, Sergey..”
“Ohh hahaha untung ya cuma bodynya bukan kacanya, kan mahal....”
“Iya terserah kau sajalah, Sergey. Ayo kita berangkat.” Kata Elena.

Ruooonnnnngggg!!!!!!

Sesampainya di sebuah tempat kami menyembunyikan mobil kami di parkiran setempat.

“Baiklah rencananya begini kita mengendap-endap kedalam bunuh beberapa bodyguardnya dan kita gantikan mereka, mengerti?” Jelas Andrey.
“Mengerti.”
Kami segera mengendap-endap dan mendapat tiga body guard sedang lengah.
Elena dan Ekaterina pun dengan sigap menikam mereka waouw mereka wanita yang hebat.
Aku, Andrey dan Vasily langsung mengganti kan posisi para bodyguard itu.

Mereka berdua menggeledah kantung celana bodyguard sedangkan aku, Elena dan Ekaterina menjaga sekitar kemudian Andrey menemukan kunci mobil.
“Cadilac hmm pasti ini mobil yang digunakan oleh ‘mangsa’ kita baiklah aku, Vasily dan Sergey menggunakan mobil Cadilac ini kalian berdua gunakan Lamborghini dan Pontiac, kalian ikuti kami dan jaga jarak dengan kami.”
“Baik.”
“Ok sekarang kita menuju ‘mangsa’ dan jemput dia.” Kata Andrey.
Kami mulai berpencar Ekaterina dan Elena menggunakan mobil hebat kami sedangkan aku bertiga menjemput mangsa dan mengantarkan dia ke..hmm sebenarnya bukan ke Tower Broadway tapi alam baka hahaha

Di parkiran.
“Apa-apaan ini!!!” Kata Andrey terkejut.

Aku dan Vasily terkejut pula mobil Cadillac Escalade memenuhi parkiran ini dan yang bagusnya warna sama!


*jeng..jeng..jeng..jeng.. close up muka bertiga.

Sepertinya aku saja yang mukanya tak terlihat karena tertutup ‘balaclava’ -_-


“Kita cari satu-satu nih?”
“Gila saja kau, Sergey waktu kita sedikit tidak mungkin mencari satu-satu!” Jawab Vasily.
“Sebentar-sebentar…kuncinya ada alarmnya hehehe.”
Andrey segera memencet tombol untuk menyalakan alarm mobil *klik.
Tiiiinnn….tiiinnn…tiiiinnn…
Seluruh alarm mobil yang berada di parkiran menyala semua

“Woy woy matikan alarmnya!!!!” Teriak ku
Tin..tin..
“Ini benar-benar gila bagaimana ini ??!!” Andrey mulai panik.
“Sebentar –sebentar...”
Aku mengambil kunci yang di pegang oleh Andrey dan memencet kembali tombol alarmnya.
Tiiinnn….tiiinnn…tiiinnn…
“Hei!! Sergey apa yang kau lakukan??!!!”
“Tenang Vasily lihat mobil Cadillac yang di ujung sana sepertinya alarmnya tidak menyala lampu sein nya juga.”
“Hmm sepertinya itu mobil yang kita cari-cari.”
“Hah apa kau bilang, Andrey?!!”
“Itu mobil yang kita cari-cari!!!!”
Tiinn…tiiinn…tinn

“Matikan dulu bodoh alarmnya.”
Vasily merebut kunci mobil dariku dan mematikan alarmnya.
“Heheheheh..”
Kami bertiga segera menuju mobil itu dan viva la vida kuncinya beda!
“Ini kok benar-benar bodoh banget sepertinya.” Kata Andrey.
“Kau salah..” Aku menendang mobil itu..
Jdukk..jduukk..jduuukk!!!
Cklaakk..pintu mobil terbuka..

“Nah lihat kan!! Pintunya terbuka hahahaha..” Kataku bangga..
“Pembodohan masal ini namanya.” Timpal Vasily.

“Biar lah yang penting pintunya terbuka ckckck..”
“Sudah sudah sebaiknya kita jalan sekarang jangan sampai membuat mangsa kita marah. Sergey, kau yang menyetir kami di belakang.” Potong Andrey.

Aku membuka kabel-kabel yang berada di bawah stir mobil dan mencari kabel starter..
Ckekekekek…jreeennggg….
Kami bertiga menjemput ‘mangsa’ sekitar 500 meter dibelakang kami Elena dan Ekaterina mengikuti.
Dan tiba lah kami di titik temu mangsa kami.

To Be Continued

Tidak ada komentar:

Posting Komentar