Sepertinya anda kesini karena salah alamat (baca : nyasar)

Kamis, 29 September 2011

Peluru Terakhir : Pembalasan part 6

“Kenapa kalian lama sekali hah?!”
“Maaf kan kami bos tadi ada masalah teknis.”
Aku hampir gugup menjawab pertanyaan ‘mangsa’ kami
“Ya sudah cepat antarkan aku menuju Tower Broadway.”
“Baik bos.”

Sepertinya ‘mangsa’ kami tidak mempermasalahkan diriku yang memakai topeng ini.

Sesampainya di Tower Broadway.
“Baik lah kalian tunggu disini..”
‘Mangsa’kami keluar dari mobil dan memasuki tower itu.
Selang 15 menit.

“Bagaimana ini? mengapa ia lama sekali?”
“Sabar Vasily, kita pasti dapat kesempatan….”

Tidak lama kemudian ‘mangsa’ kami kembali.
“Hahahaha maaf-maaf membuat kalian menunggu lama akhirnya aku dapat menemukan VENOM hahahaha..”

“VENOM? Apa itu VENOM bos?!”
“Mereka adalah pembunuh bayaran kalau tidak salah ada empat orang anggota namanya Vasily, Andrey, Ekaterina dan Elena. Kemarin mereka baru saja membunuh tangan kananku padahal beberapa waktu yang lalu aku pernah mengirim para pemberontak untuk membunuh dua dari mereka, sayang tidak berhasil!!! Oh iya kudengar-dengar ada tambahan satu orang lagi hmm namanya siapa ya? Hmm kalau tidak salah Leonov namanya.”

Glek mendengar hal itu hatiku langsung panas.
Aku langsung memberi tanda kepada Vasily dan Andrey bahwa inilah saatnya untuk membunuh ‘mangsa’.
Dengan sigapnya Andrey menggunakan saputangan yang telah di beri obat bius untuk membekap ‘mangsa’ dan mengikatnya kemudian kami bawa ke sebuah danau.
Sebelum menceburkan ke dalam danau kami menembaknya dan byuuuuurrrrrr!!!

Kami berlima memandang mayat itu dengan tatapan dingin dan sepertinya ini lah saatnya aku mengungkapkan identitasku.

“Hmmm sepertinya kalian sudah tahu ya bahwa sebenarnya aku Leonov.”
Aku langsung membuka ‘balaclava’ ku di hadapan mereka berempat.
“Sebenarnya kami berdua sudah mengetahuinya sejak kita di Liverpool.” Kata Vasily.
“Kok bisa?”
“Elena cerita kepada kami..” Jawab Ekaterina
“Hehehe maafkan aku Leonov.”
Dasar Elena mulutnya susah untuk menutupi sebuah rahasia ckckckc.

“Sepertinya kita sudah tidak aman lagi di Inggris sebaiknya kita kembali saja ke Novossibirsk.” Kata Andrey.

Kami segera meninggalkan tempat itu lalu membereskan barang-barang kami yang berada di pondok dan kembali ke Novossibirsk dengan pesawat yang pertama kali mengantarkanku ke Inggris.

To Be Continued

Tidak ada komentar:

Posting Komentar