Sepertinya anda kesini karena salah alamat (baca : nyasar)

Jumat, 30 September 2011

Peluru Terakhir : Pembalasan part 7

Novossibirsk pinggiran dekat hutan dengan daerah sekitar bersalju..

Baru satu hari kami beristirahat di markas kami.

Kraakkk…kraakkk…booouuummm..!!!
“Apa itu?!” Tanyaku kaget akan suara dentuman itu.
“Sepertinya kita di kepung oleh anak buah yang telah kita bunuh pemimpinnya!!!” Jawab Ekaterina.
“Cepat ambil senjata di gudang senjata!!!” Sahut Andrey.
Duuuaarr…duaarr…duaarrr…duaaarr..!!!!

Desingan peluru terdengar sangat kencang sekali menyatakan bahwa peluru-peluru itu sangat dekat dengan kami yang sedang berlari menuju gudang senjata.

Untung saja kami bisa berlindung di gudang karena gudang itu dilengkapi oleh pintu baja anti peluru dilihat dari suara desingan nya aku yakin bahwa senjata yang mereka bawa adalah AK-74.



Kemudian kami berlima segera mengambil perlengkapan kami.

Mulai dari rompi anti peluru, sabuk pistol, Pistol , MP-5, dan magasin yang lumayan banyak.
Aku menaruh hingga 4 pistol USP45 di kanan kiri sabuk ku supaya praktis dan tidak perlu mengisinya, ditangan ku tergenggam MP-5 begitu juga Andrey dan Vasily sedangkan Ekaterina dan Elena turut pula menaruh 4 pistol USP45 di sabuk mereka dan kedua tangan mereka menggenggam pistol USP45.
Secara bersama-sama kami memakai kacamata hahahaha…





“Kalian siap?!” Kata Andrey

Kami mengangguknya menyatakan kesiapan kami.

Bersama-sama kami membuka pintu gudang tersebut dan

Wuuuuusssshhhhh!!!! Duuuaaarrrrr
Meluncur sebuah RPG namun kami semua sigap menunduk dan RPG nya meleset..

duuuaaaarrr….duaaaarrr…duaaarrrr….!!!!

Suara desingan peluru dimana-mana kami menembak membabi buta kearah mereka tanpa memberikan mereka satu kesempatan pun untuk membalas tembak kan.

Crrinnnggg…crinnngg…crinnngg!!!

Gemericik kelongsong peluru terdengar sangat ramai...

Bagaikan seorang penari kami saling membantu menembak orang yang mengepung kami hingga kami berkumpul menjadi sebuah lingkaran dan menembak mereka sembari berputar…
duuuaaaarrr….duaaaarrr…duaaarrrr….duaarrr…duuuaaarrr….blllaaaarrrr..

Seisi ruangan hancur berkeping-keping tertembak oleh senjata-senjata kami…
hingga peluru terakhir kami……

*Hening…
“Kita berhasil…” Kata ku terengah-engah.

"Kau tidak apa-apa sayangku??" Tanya Andrey kepada Elena
"Tidak apa-apa kok tenang saja karena kau sudah melindungiku.."
"Heheheh aku sayang kamu, Elena.."

Selagi mereka menenangkan hati masing-masing aku keluar menghirup udara dingin nan segar daerah Novossibirsk....



The End

Tidak ada komentar:

Posting Komentar